Insomnia
Kurang tidur dapat membahayakan kesehatan remaja.
Menurut sebuah penelitian, hanya 8% remaja mendapatkan tidur yang sesuai dengan yang mereka perlukan. Namun meski kebiasaan tidur remaja terbilang berantakan, tetap masih mungkin untuk mengembalikan jam tubuhnya sesuai dengan jalurnya
Menurut sebuah penelitian, hanya 8% remaja mendapatkan tidur yang sesuai dengan yang mereka perlukan. Namun meski kebiasaan tidur remaja terbilang berantakan, tetap masih mungkin untuk mengembalikan jam tubuhnya sesuai dengan jalurnya
Berapa banyak tidur yang dibutuhkan remaja?
Menurut National Sleep Foundation, “Tidur itu penting, makanan bagi otak. Tidur yang tidak cukup dapat berbahaya, bahkan mengancam nyawa para remaja.” Jadi jika Anda merasa bahwa anak remaja Anda cukup tidur, Anda perlu meyakinkan terlebih dahulu bahwa mereka memang cukup tidur.
“92% remaja tidak mendapatkan cukup tidur saat malam hari,” menurut The Journal of Adolescent Health.
Jadi apa ukuran tidur yang cukup? National Sleep Foundation sangat menyarankan kepada para remaja mendapatkan sembilan jam tidur di malam hari.
Mengapa remaja tidak mendapatkan cukup tidur?
Ternyata, sedikit banyak jam biologis remaja pegang peranan atas masalah ini. Menurut sebuah riset yang disebarkan oleh National Sleep Foundation dan Sleep and Teen's Task Force, pola tidur kaum remaja menjalani fase penundaan baik untuk tidur dan bangun. Penelitian memperlihatkan bahwa waktu alami tipikal remaja SMA untuk tidur adalah pukul sebelas malam atau lebih larut.
Ditambah lagi, bila anak remaja Anda tidak tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari (termasuk Sabtu dan Minggu), jadwal tidurnya yang tak biasa dapat memberi kontribusi terhadap tidur dan bangunnya, dan kualitas tidur yang buruk.
Jadi apa dampak negatif bagi remaja Anda jika tidak tidur selama sembilan jam di malam hari?
Menurut National Sleep Foundation, remaja yang tidak cukup tidur akan mengalami:
- Mengalami bertambahnya risiko cedera, bahkan kematian. (tabrakan di jalan raya dan kesalahan memakai alat-alat yang berbahaya)
- Menjalani waktu siang hari dengan kurang aktif (Bahkan jika alasannya untuk tetap terbangun di malam hari adalah mengerjakan tugas sekolah).
- Mengalami suasana hati yang buruk dan kekurangmampuan mengendalikan emosi dan kekurangmampuan untuk tetap fokus.
Apa yang perlu diperbuat untuk membantu remaja Anda dapat tidur cukup?
Dr. Frank Coletta, salah satu direktur di Pulmonary Medicine and Respiratory Therapy dan direktur South Nassau Communities Hospital's Sleep Medicine Center mengusulkan:
Buatlah tidur sebagai prioritas. Aturlah rencana waktu tidur dan bangun dan patuhilah sedapat mungkin, bahkan saat akhir pekan. Hal ini tidak hanya akan membuat remaja Anda mendapatkan tidur yang cukup tapi juga memudahkan mereka untuk mengantuk dan tidur pada waktu tidur yang reguler.
- Buatlah perubahan manajemen waktu untuk bisa tidur pada saat waktunya, yang berarti tidak hanya mengatur waktu anak untuk mengerjakan tugas sekolah, namun juga aktivitas olahraga.
- Buatlah aturan waktu mematikan komputer dan alat-alat elektronik lainnya sehingga remaja tidak membuang waktu di malam hari untuk browsing internet atau menonton film.
- Jauhi makan, minum, atau berolahraga dalam jangka waktu beberapa jam sebelum tidur. Tetap menjaga ketenangan akan membantu mereka tertidur.
- Orangtua sebaiknya mengatur rencana tidur ketika anak-anak mereka masih kecil dan tetap konsisten menjalaninya meski anak mulai bertambah umur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar