Kamis, 12 April 2012

Sisi negatif teknologi Pada kisah cinta Kita

Ada orang yang mendapatkan kekasih lewat Internet ( jejaringan sosial ) baik FB ataupun Tweet , tetapi ada juga yang dicampakkan pujaan hati lewat SMS. Kehadiran teknologi dalam dunia percintaan memang kini semakin maju. Bukan hanya sekadar alat penghubung tapi juga bisa berfungsi sebagai detektif sampai “satpam”. Nah, jika tidak hati-hati, kecanggihan teknologi yang baik malah bisa berbalik merugikan kehidupan cinta Anda. Jadi ini lah beberapa sisi negatif Teknologi yang bisa membuat kisah cinta kamu jadi bubar deh :

Sibuk sendiri

Ketak-ketik di BlackBerry atau telepon selular cerdas Anda hampir tak bisa berhenti bahkan sampai detik terakhir sebelum tidur. Sering kali Anda lebih fokus pada ponsel, ketimbang pasangan yang duduk manis di sebelah. Saat liburan, interaksi Anda berdua juga kerap kurang maksimal karena kehadiran gangguan yang masuk melalui gadget Anda.

Jangan biarkan gadget atau alat komunikasi lainnya mengurangi kualitas hubungan Anda dengan orang terdekat. Usahakan sebisa mungkin melupakan gadget Anda dan berbincang dengan kekasih, teman makan malam. Bagaimanapun sentuhan personal dan interaksi saat tatap muka penting untuk meningkatkan kualitas hubungan walau Anda sudah saling berkabar seharian lewat pesan singkat.Jangan sampai teknologi tuh mendekatkan yang jauh tapi malah menjauhkan orang terdekat kita karena kita terlalu sibuk sendiri :(

Prioritas pertama
Sadarkah Anda bahwa saat ini si gadget andalan sudah berubah jadi prioritas ketimbang orang tersayang? Berapa kali Anda harus melepaskan genggaman saat menonton bioskop dengan kekasih karena harus memeriksa pesan? Kerap juga pembicaraan penting dengan pasangan terganggu karena ada tanda pesan masuk di ponsel.

Jangan membiarkan diri Anda “dijajah” gadget. Selalu tetapkan batasan kapan Anda bisa terus memeriksa pesan di ponsel dan kapan Anda bisa benar-benar fokus untuk berinteraksi dengan kekasih. Orang tersayang Anda pasti kecewa jika ia dinomorduakan, meski oleh benda elektronik.Makanya tetap perhatian ama orang sekitar ya

Eksistensi
Semakin berkembang, Internet menjadi tempat untuk berbagai macam hal, termasuk tempat menunjukkan eksistensi. “Kok status Facebook kamu masih single, kan kita sudah jadian?”

“Pasang foto sama aku dong di avatar Twitter?”

Nah, hal kecil seperti ini sering jadi pemicu konflik. Kata sayang atau komitmen kini tak cukup lagi hanya ditunjukkan secara tatap muka langsung. Status di Internet pun penting untuk mengukuhkan sebuah hubungan. Jika kekasih keberatan, maka potensi konflik bisa terjadi.

Bisa saja sang kekasih menolak mengungkap terlalu banyak kisah pribadi atau kehidupan cintanya di jejaring sosial karena lebih banyak menggunakannya untuk urusan pekerjaan. Bicarakan hal ini baik-baik dan jangan jadikan sebagai tuntutan.

Mata-mata
Penguntit atau stalker era masa kini memang berbeda dengan jaman Alfred Hitchcock. Sekarang, tak lagi perlu keluar rumah untuk mengetahui apa yang sedang dikerjakan kekasih, di mana ia berada, hingga dengan siapa ia pergi. Cukup intip-intip status jejaring sosialnya atau bahkan lengkapi ponselnya dengan aplikasi berbasis GPS sehingga mudah melacak keberadaannya.

Ini juga menjadi potensi konflik karena tak sedikit pasangan yang cemburu buta. Kekasih dan mantannya sama-sama ‘check-in’ foursquare di mal tertentu dan bukan berarti mereka sedang bersama. Bisa saja kebetulan.

Atau kasus lain, jika pasangan Anda terlalu sering mention seseorang di Twitter, maka Anda secara otomatis membuka profil orang tersebut: Siapa dia dan apa hubungannya dengan kekasih Anda.

Apakah dalam konfrontasi Anda lebih percaya Internet ketimbang ucapan pasangan? Apalagi jika pasangan saling tahu password. Secara berkala pasti akan ada aktivitas saling memeriksa inbox atau aktivitas dan pertemanannya di situs tersebut secara diam-diam.

Huft! Melelahkan sekali ya jadi kekasih zaman sekarang. Mungkin banyak yang sudah lupa pada yang namanya kepercayaan dalam suatu hubungan. Karena itu jangan lupakan komunikasi tatap muka langsung agar hubungan tetap kuat tanpa perlu sibuk menjadi penguntit di dunia maya.

Tuntutan baru
Sudah dibaca (“R”) kenapa belum dibalas? Kenapa dia nggak mau memberi tahu password Facebook? Tak sedikit juga pasangan yang meminta kekasihnya mengirim bukti foto tempat ia berada karena tidak percaya pada ucapan kekasih. Banyak tuntutan baru muncul dengan adanya perkembangan teknologi. Tuntutan ini seringkali menjadi sumber konflik jika pasangan belum memiliki dasar hubungan yang kuat.

Mudah menilai
“Pacar baru kamu narsisistik ya, lihat saja Facebooknya.”

“Kayaknya teman baru kamu orangnya aneh deh kalau aku lihat Twitternya.”

Ketika bertemu atau mendengar nama orang baru, tak jarang yang dilakukan adalah mencari akun jejaring sosialnya atau menelusuri namanya di mesin pencari. Hasil pencarian akun jejaring sosialnya pun bermacam-macam. Ada yang positif, ada yang negatif. Tapi sering hasil pencarian itu dijadikan bahan untuk menilai orang tersebut. Bisa jadi Anda membatalkan kencan hanya karena melihat “keanehan” pada akun jejaring sosialnya.

Seperti halnya jangan menilai buku hanya dari sampulnya, jangan pula menilai seseorang hanya dari akun jejaring sosialnya. Memang akun jejaring sosialnya bisa memberikan gambaran tentang orang tersebut, tapi tak ada salahnya bertemu langsung dan siapa tahu ia tak seperti yang Anda duga.

Selingkuh
Ini yang paling berpotensi menimbulkan konflik. Beberapa studi mengatakan aktivitas yang tinggi pada situs jejaring sosial bisa membuka potensi selingkuh. Kemudahan untuk menggoda dan berhubungan dengan teman lama bisa membuka pintu baru untuk main api. Sekadar berteman atau sudah masuk ke kategori selingkuh? Batasan flirting pun kini semakin abu-abu dengan adanya fitur-fitur di jejaring sosial.

Jangan biarkan hal ini terjadi pada hubungan Anda. Kuncinya, tetap pertahankan kualitas komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan. Kuatkan hubungan Anda lewat interaksi secara langsung dan tetap saling berkabar lewat gadget andalan.


So guy's sekarang udah tau kan warning apa aja yang perlu di hindari agar percintaan kamu tidak bubar gara - gara kemajuan teknologi yang ada ya

 Artikel ini berkaitan dengan kata kunci :
Remaja, dunia remaja,masa remaja, kalangan remaja, masalah remaja, kehamilan remaja,remaja depresi, orang tua remaja,baju remaja, mode remaja,anak remaja, fashion remaja,mimpi remaja, permasalahan dunia remaja,konflik remaja, remaja gaul,ibu dan remaja ,aturan remaja, curhat remaja,kenakalan remaja ,gadis remaja ,pergaulan remaja ,remaja merokok, remaja sehat ,pergaulan remaja ,psikologi remaja ,ciri-ciri remaja ,perkembangan remaja,pengertian remaja,remaja depresi ,para remaja  ,gadis-gadis remaja ,majalah remaja ,remaja bermasalah,masalah remaja ,hidup remaja ,film remaja ,fashion untuk remaja ,pelecehan anak remaja ,cerita untuk remaja ,kisah cinta remaja ,album impian remaja ,remaja lirik , teenages ,berpakaian untuk remaja ,mode remaja ,cerita remaja ,kesehatan remaja ,impian remaja  ,kamar tidur remaja , narkoba dan remaja ,masalah remaja , payudara remaja ,kaum muda , Kemaluan remaja ,orang tua remaja ,perawatan kulit remaja ,Model remaja , remaja , hamil usia remaja ,permainan untuk anak perempuan remaja , film remaja , cinta masa remaja,ketakutan remaja ,permainan untuk remaja ,Orang tua remaja ,baju remaja ,puisi cinta remaja  ,masalah remaja,membantu remaja , Cerita Kehamilan usia remaja,cinta remaja ,bantuan remaja ,Impian remaja ,jejaringan sosial remaja ,remaja saran ,kehidupan remaja ,Kehamilan remaja ,Baju dalam remaja ,mobil untuk remaja ,remaja kamar tidur ide ,tanda kutip untuk remaja ,remaja ruang ide, mengatasi remaja , remaja permainan ,pakaian remaja , remaja kamar tidur desain, remaja situs ,remaja payudara ,program pengasuhan ,hubungan remaja ,remaja kejahatan ,remaja pekerjaan ,remaja permainan,remaja pacaran ,kamar tidur remaja ,pekerjaan untuk remaja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar