Masa remaja adalah masa dimana sering mengalami konflik atau sering di sebut selisih pendapat or argumen dengan orangtua kita. Masalahnya ada aja. Dari masalah belum bersihin kamar,malas bangun pagi,tentang sekolah bahkan sampai masalah pacar. Dari masalah kecil sampai besar,Pokoknya kita selalu salah dan enggak pernah benar. Orangtua sepertinya enggak memahami kita dan segala kebutuhan kita.
Anak remaja mulai sering melawan atau membangkang ketika dinasehati. mereka sepertinya sudah tidak butuh pendapat dari orang tua lagi dan justru orang tua ini dianggap “mengganggu” ataupun "tidak gaul". Remaja ini lebih memilih cerita dan bepergian bersama teman-teman sebaya mereka. Mereka juga sudah mulai berargumen dan mulai berani menyatakan ketidaksetujuan mereka. Konflik pun sering sulit dihindari. Banyak orang tua yang serba salah dan bingung untuk melakukan ataupun menemukan cara berkomunikasi dengan baik bersama anak remajanya itu.
Konflik antara remaja dan orangtua memang sangat lumrah terjadi. Dibandingkan fase kehidupan lain, fase remaja adalah masa yang paling sering terjadi konflik dengan orangtua. Mengapa begitu?Anak remaja mulai sering melawan atau membangkang ketika dinasehati. mereka sepertinya sudah tidak butuh pendapat dari orang tua lagi dan justru orang tua ini dianggap “mengganggu” ataupun "tidak gaul". Remaja ini lebih memilih cerita dan bepergian bersama teman-teman sebaya mereka. Mereka juga sudah mulai berargumen dan mulai berani menyatakan ketidaksetujuan mereka. Konflik pun sering sulit dihindari. Banyak orang tua yang serba salah dan bingung untuk melakukan ataupun menemukan cara berkomunikasi dengan baik bersama anak remajanya itu.
1. Perkembangan Masa Remaja
Faktor utama adalah karena masa remaja adalah masa dimana seorang anak mengalami perkembangan fisik, pemikiran dan dalam kehidupan sosial mereka. Perkembangan ini membuat remaja menjadi individu dengan karakteristik khusus, berbeda dengan sewaktu mereka masih kanak-kanak.
Orang tua remaja itu sebenarnya berniat untuk membantu dengan cara selalu mengawasi dan memberikan nasihat tapi banyak para remaja yang tidak mau atau menolak di perlakukan orang tua seperti itu .Namun, seperti halnya anak yang baru bisa jalan, segala kemampuan tersebut belum mereka kuasai sepenuhnya. Mereka sering salah dalam dalam berargumen atau salah dalam membuat keputusan. Orangtua yang melihat ini bermaksud membantu dengan menasihati, memarahi atau bahkan membuat keputusan untuk remajanya. Tetapi remaja melihat ini sebagai bentuk ketidakpercayaan orangtua terhadap mereka. Maka konflik pun terjadi.
2. Krisis otoritas pada orangtua
Hal lain yang berpengaruh terhadap konflik antara remaja dan orangtua adalah kecenderungan orangtua yang sulit melepas otoritas mereka terhadap anak. Hal ini adalah hal yang lumrah, karena orangtua terbiasa dengan anaknya yang bergantung sepenuhnya dengan mereka. Padahal anak mereka butuh untuk kebebasan dalam berpendapat dan membuat keputusan. Akibatnya konflik pun terjadi.
3. Perubahan Norma sosial
Jaman sudah berubah. Orangtua dan anak remajanya hidup dalam jaman berbeda. Orangtua masih hidup dalam norma hasil didikan orangtua mereka, sedangkan remaja hidup dalam norma yang berbeda. Di Indonesia, orangtua mengharapkan anak untuk selalu patuh dan nurut. Tetapi anak remaja sekarang menginginkan kebebasan dan kemandirian. Orangtua dan remaja, masing-masing merasa bahwa norma yang mereka anutlah yang benar, akibatnya konflik pun terjadi.
4. Perbedaan Kepribadian remaja dan orangtua
Pada dasarnya, “sifat” orangtua dan anak remaja itu berbeda. Orangtua cenderung berhati-hati, realisti dan memegang erat norma yang mereka anut. Sedangkan remaja cenderung berani, memiliki jiwa berpetualang, optimis, idealis dan lebih fleksibel dalam menerima norma baru. Sifat yang bertolak belakang ini tentunya berkontribusi dalam munculnya konflik diantara kedua pihak.
Faktor utama adalah karena masa remaja adalah masa dimana seorang anak mengalami perkembangan fisik, pemikiran dan dalam kehidupan sosial mereka. Perkembangan ini membuat remaja menjadi individu dengan karakteristik khusus, berbeda dengan sewaktu mereka masih kanak-kanak.
Orang tua remaja itu sebenarnya berniat untuk membantu dengan cara selalu mengawasi dan memberikan nasihat tapi banyak para remaja yang tidak mau atau menolak di perlakukan orang tua seperti itu .Namun, seperti halnya anak yang baru bisa jalan, segala kemampuan tersebut belum mereka kuasai sepenuhnya. Mereka sering salah dalam dalam berargumen atau salah dalam membuat keputusan. Orangtua yang melihat ini bermaksud membantu dengan menasihati, memarahi atau bahkan membuat keputusan untuk remajanya. Tetapi remaja melihat ini sebagai bentuk ketidakpercayaan orangtua terhadap mereka. Maka konflik pun terjadi.
2. Krisis otoritas pada orangtua
Hal lain yang berpengaruh terhadap konflik antara remaja dan orangtua adalah kecenderungan orangtua yang sulit melepas otoritas mereka terhadap anak. Hal ini adalah hal yang lumrah, karena orangtua terbiasa dengan anaknya yang bergantung sepenuhnya dengan mereka. Padahal anak mereka butuh untuk kebebasan dalam berpendapat dan membuat keputusan. Akibatnya konflik pun terjadi.
3. Perubahan Norma sosial
Jaman sudah berubah. Orangtua dan anak remajanya hidup dalam jaman berbeda. Orangtua masih hidup dalam norma hasil didikan orangtua mereka, sedangkan remaja hidup dalam norma yang berbeda. Di Indonesia, orangtua mengharapkan anak untuk selalu patuh dan nurut. Tetapi anak remaja sekarang menginginkan kebebasan dan kemandirian. Orangtua dan remaja, masing-masing merasa bahwa norma yang mereka anutlah yang benar, akibatnya konflik pun terjadi.
4. Perbedaan Kepribadian remaja dan orangtua
Pada dasarnya, “sifat” orangtua dan anak remaja itu berbeda. Orangtua cenderung berhati-hati, realisti dan memegang erat norma yang mereka anut. Sedangkan remaja cenderung berani, memiliki jiwa berpetualang, optimis, idealis dan lebih fleksibel dalam menerima norma baru. Sifat yang bertolak belakang ini tentunya berkontribusi dalam munculnya konflik diantara kedua pihak.
Artikel ini berkaitan dengan kata kunci :
Remaja, dunia remaja,masa remaja, kalangan remaja, masalah remaja, kehamilan remaja,remaja depresi, orang tua remaja,baju remaja, mode remaja,anak remaja, fashion remaja,mimpi remaja, permasalahan dunia remaja,konflik remaja, remaja gaul,ibu dan remaja ,aturan remaja, curhat remaja,kenakalan remaja ,gadis remaja ,pergaulan remaja ,remaja merokok, remaja sehat ,pergaulan remaja ,psikologi remaja ,ciri-ciri remaja ,perkembangan remaja,pengertian remaja,remaja depresi ,para remaja ,gadis-gadis remaja ,majalah remaja ,remaja bermasalah,masalah remaja ,hidup remaja ,film remaja ,fashion untuk remaja ,pelecehan anak remaja ,cerita untuk remaja ,kisah cinta remaja ,album impian remaja ,remaja lirik , teenages ,berpakaian untuk remaja ,mode remaja ,cerita remaja ,kesehatan remaja ,impian remaja ,kamar tidur remaja , narkoba dan remaja ,masalah remaja , payudara remaja ,kaum muda , Kemaluan remaja ,orang tua remaja ,perawatan kulit remaja ,Model remaja , remaja , hamil usia remaja ,permainan untuk anak perempuan remaja , film remaja , cinta masa remaja,ketakutan remaja ,permainan untuk remaja ,Orang tua remaja ,baju remaja ,puisi cinta remaja ,masalah remaja,membantu remaja , Cerita Kehamilan usia remaja,cinta remaja ,bantuan remaja ,Impian remaja ,jejaringan sosial remaja ,remaja saran ,kehidupan remaja ,Kehamilan remaja ,Baju dalam remaja ,mobil untuk remaja ,remaja kamar tidur ide ,tanda kutip untuk remaja ,remaja ruang ide, mengatasi remaja , remaja permainan ,pakaian remaja , remaja kamar tidur desain, remaja situs ,remaja payudara ,program pengasuhan ,hubungan remaja ,remaja kejahatan ,remaja pekerjaan ,remaja permainan,remaja pacaran ,kamar tidur remaja ,pekerjaan untuk remaja
Remaja, dunia remaja,masa remaja, kalangan remaja, masalah remaja, kehamilan remaja,remaja depresi, orang tua remaja,baju remaja, mode remaja,anak remaja, fashion remaja,mimpi remaja, permasalahan dunia remaja,konflik remaja, remaja gaul,ibu dan remaja ,aturan remaja, curhat remaja,kenakalan remaja ,gadis remaja ,pergaulan remaja ,remaja merokok, remaja sehat ,pergaulan remaja ,psikologi remaja ,ciri-ciri remaja ,perkembangan remaja,pengertian remaja,remaja depresi ,para remaja ,gadis-gadis remaja ,majalah remaja ,remaja bermasalah,masalah remaja ,hidup remaja ,film remaja ,fashion untuk remaja ,pelecehan anak remaja ,cerita untuk remaja ,kisah cinta remaja ,album impian remaja ,remaja lirik , teenages ,berpakaian untuk remaja ,mode remaja ,cerita remaja ,kesehatan remaja ,impian remaja ,kamar tidur remaja , narkoba dan remaja ,masalah remaja , payudara remaja ,kaum muda , Kemaluan remaja ,orang tua remaja ,perawatan kulit remaja ,Model remaja , remaja , hamil usia remaja ,permainan untuk anak perempuan remaja , film remaja , cinta masa remaja,ketakutan remaja ,permainan untuk remaja ,Orang tua remaja ,baju remaja ,puisi cinta remaja ,masalah remaja,membantu remaja , Cerita Kehamilan usia remaja,cinta remaja ,bantuan remaja ,Impian remaja ,jejaringan sosial remaja ,remaja saran ,kehidupan remaja ,Kehamilan remaja ,Baju dalam remaja ,mobil untuk remaja ,remaja kamar tidur ide ,tanda kutip untuk remaja ,remaja ruang ide, mengatasi remaja , remaja permainan ,pakaian remaja , remaja kamar tidur desain, remaja situs ,remaja payudara ,program pengasuhan ,hubungan remaja ,remaja kejahatan ,remaja pekerjaan ,remaja permainan,remaja pacaran ,kamar tidur remaja ,pekerjaan untuk remaja

Tidak ada komentar:
Posting Komentar