Ekspansi SPECS untuk dunia bulutangkis Indonesia makin mantap saja. Setelah melakukan kontrak kerjasama dengan PB Tangkas, kini produsen alat-alat olahraga itu juga menjalin kerjasama dengan klub bulutangkis kondang lainnya Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum.
Kontrak kerjasama tersebut dilakukan pada pekan lalu (Kamis, 09/02) di SPECS Arena, di kawasan Jakarta Barat. ‘’Semua ini untuk lebih mempertegas dan menjelaskan bahwa SPECS memang mempunyai komitmen kuat untuk dunia olahraga Indonesia, khususnya di bulutangkis,’’ ujar Robert Octavianus, General Manager PT Panatrade Caraka, perusahaan yang menaungi brand SPECS ini.
Lima pebulutangkis masa depan PB Djarum dikontrak SPECS. Mereka adalah Albert Saputra, Rizky Yanu Kresnayandi, Kenas Adi Hariyanto, Praveen Jordan dan Sigit Sudrajat.
Komitmen SPECS untuk lima pebulutangkis masa depan Indonesia dari PB Djarum ini antara lain berupa bantuan perlengkapan bulutangkis. ‘’Jumlahnya mencapai 400 item,’’ tambah Arief Prijadi, Presiden Direktu PT Panatrade Caraka pada saat acara penandatanganan kerjasama pekan lalu.
Kecuali itu, SPECS juga memberikan uang tunai, kesempatan pembiayaan untuk mengikuti turnamen-turnamen internasional dan tentu saja bonus jika memenangi event internasional.
‘’Saya senang, teman-teman saya juga. Saya berharap atensi SPECS ini akan semakin memicu motivasi kami untuk meraih prestasi lebih baik lagi. Ini juga bukti komitmen SPECS yang mendukung penuh olahraga Indonesia,’’ ujar Albert Saputra, 21, spesialis ganda putra yang juga masuk peringkat dunia ini.
Praveen Jordan, runner-up ganda putra Kejurnas Pekanbaru 2011 mengungkapkan penilaiannya. ‘’Kecuali itu, kami senang dan bangga karena semua perlengkapan bulutangkis dari SPECS juga fashionable. Saya pribadi melihat, pasti kami makin jauh lebih percaya diri dalam setiap penampilan,’’ ujar Praveen.
Pada acara penandatanganan kontrak kerjasama ini juga hadir Yoppy Rosimin, Ketua PB Djarum. ‘’Kita akui bahwa komitmen SPECS sangat nyata. Kontrak kerjasama ini merupakan kontrak individual bagi atlit-atlit yang berada di kelompok dewasa. Sedangkan untuk atlit-atlit kelompok Taruna ke bawah, di bawah usia 18 tahun kita telah memiliki sponsor kolektive,’’ jelas Yoppy.
‘’Tentunya kami berharap bahwa kontrak ini menjadi stimulus bagi atlit-atlit untuk memacu prestasi lebih tinggi lagi,’’ tambah Yoppy.
Sedangkan Lius Pongoh, mantan pebulutangkis nasional yang mendapat julukan ‘Si Bola Karet’ yang kini menjadi staff ahli di PB Djarum mengungkapkan bahwa ini menandakan bahwa industri olahraga bulutangkis sudah mulai maju dan ini akan mendorong prestasi bulutangkis juga. (*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar